Adab adalah buah dari pembelajaran Al-Quran. Fitrah wanita adalah rumah, dia harus mampu memanajemen rumah sehingga menjadi hunian yang thayibah.
Adab sangat kami tekankan karena kita melihat di zaman kita ini banyak santri mendapatkan ilmu tetapi tidak mencapai manfaat dan buahnya yaitu pengamalan dan dakwah menyebarkan ilmu.
Hal itu dikarenakan kesalahan metode dan meninggalkan syarat-syaratnya. Sedang orang yang jatuh dalam kesalahan metode akan tersesat dan tidak akan sampai pada tujuan. Pembinaan adab terus berlangsung dan menjadi pendidikan inti sampai santri lulus. Pengawasan pembinaan adab langsung di bawah tanggung jawab Mudirah (Kepala markaz).
Penyesuaian Bersama
Seluruh santriwati akan menjalani program penyesuaian bersama mempelajari adab dan tadbirul manzil. Penyesuaian ini akan berlangsung selama 6 sampai 12 bulan. Masing-masing anak bervariasi dalam menerima adaptasi ini. Kami terus menerus melakukan komunikasi dengan orang tua agar perbaikan adab tidak kontra produktif. Sebab meluruskan fitrah lebih kompleks dari menyampaikan pelajaran.
Selama penyesuaian, pelajaran yang diberikan adalah tahsin, hafalan matan Mukhtasar Shahih Adzkar Ash-Shabah wal Masa (dzikir pagi petang) dan Durusulughah. Pelajaran diberikan secara berurutan tidak sekaligus.
Tadbirul Manzil
Istilah tadbirul manzil mengacu sebagai ilmu yang harus dipelajari akhwat yang disampaikan oleh Mufti Mekah Sayid Alawi Ahmad Assegaf rahimahullah dalam kitab Mukhtasar Al-Fawaid Al-Makiyah. Tadbirul manzil adalah: ilmu manajemen rumah tangga termasuk di dalamnya tata boga.
Santriwati akan berlatih mengurus kebersihan dan kerapian asrama dan dapur. Termasuk berlatih kerapian lemari, kerapian pakaian dan berbusana, kecantikan dan mengelola uang jajan. Santriwati juga berlatih belanja sayur dan lauk pauk dengan penjual sayur keliling yang biasa mangkal di depan markaz.