Mencetak Kader Ustazah yang Ikhlas & Profesional
Di Mulazamah Mutiara Muslimah, setiap santriwati tidak hanya dididik untuk menjadi penuntut ilmu yang cerdas, tetapi juga dilatih untuk menjadi pendidik yang berjiwa pengabdian. Kami percaya bahwa ilmu akan lebih berkah dan melekat kuat saat diamalkan melalui pengajaran.
Metode Belajar dan Mengajar (KBM) yang Berkelanjutan
Salah satu tujuan utama kami adalah mengader guru-guru masa depan. Oleh karena itu, model Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) kami didesain secara khusus: Menerima pelajaran dan mampu mengajarkannya kembali.
-
Peer Teaching (Mengajar Teman Sebaya): Setiap santriwati yang telah menyelesaikan suatu materi akan mendapatkan kesempatan untuk mengajar teman lainnya yang belum tuntas.
-
Contoh Kasus: Seorang santriwati yang telah menyelesaikan Matan Al-Ajurumiyah dengan mutqin (mapan) akan ditugaskan mengajar temannya. Proses ini melatih mereka menghadapi murid, menyusun bahasa penjelasan, dan membangun mental pendidik sejak usia belia.
-
Pendampingan Guru Utama: Praktik ini tidak dibiarkan sendiri. Guru utama tetap berada di kelas untuk mendampingi, mengawasi, dan memberikan arahan agar kualitas ilmu yang disampaikan tetap terjaga kebenarannya.
Menanamkan Keikhlasan Karena Allah
Melalui praktik mengajar ini, kami menanamkan nilai bahwa mengajar adalah bentuk ibadah. Santriwati dilatih untuk tulus membagi ilmu tanpa mengharap imbalan, semata-mata mengharap ridha Allah Ta’ala. Hal ini membangun karakter profesionalisme yang dibalut dengan ketulusan hati.
Khidmat Masyarakat: Mengabdi di TPA Sekitar
Selain di dalam lingkungan pesantren, santriwati juga diterjunkan langsung untuk berdakwah di tengah masyarakat.
-
Waktu Pengabdian: Ba’da Ashar hingga menjelang Maghrib.
-
Kegiatan: Mengajar di TPA/TPQ desa sekitar Markaz Mulazamah.
Kegiatan ini bertujuan melatih keberanian berkomunikasi dengan masyarakat luas serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial santriwati sebagai bagian dari umat.