
Memasuki pekan keempat di bulan Januari 2026, dinamika ilmiah di Mulazamah Mutiara Muslimah semakin intens. Para santriwati terus ditempa dengan berbagai disiplin ilmu, mulai dari penguatan bahasa hingga pendalaman akidah dan adab. Berikut adalah rangkuman perkembangan belajar santriwati:
Pelajaran Durusulughah (Nahwu)
Beberapa santriwati tahun pertama kini telah sampai pada bab-bab akhir Kitab Durusulughah Juz 2. Fokus pekan ini adalah materi Shorof mengenai penyandaran fi’il pada dhomir, serta identifikasi mendalam tentang pembagian Fi’il Shahih dan Fi’il Mu’tal.
- Santriwati: Atikah (Karanganyar), Aina Fairuz (Semarang), Aqila (Karanganyar) dan Zahira (Sigi, Sulawesi Tengah).
- Guru: Ustazah Awanda Kurniawati hafizhahallah.
Pelajaran Syarah Arbain
Santriwati tahun ketiga dan keempat menyelami Kitab Mukhtashar Al-Hulalu Al-Bahiyah bersama Ustadz Zen Ibrahim hafizhahullah. Materi pekan ini sangat krusial:
- Hadits Ke-3 (Bangunan Islam): Membedah definisi iman menurut Ahlus Sunnah serta perbandingannya dengan kelompok Murji’ah. Mereka juga mempelajari konsekuensi hukum bagi orang yang meninggalkan rukun Islam.
- Hadits Ke-4 (Penciptaan Manusia): Mempelajari fase janin, peniupan ruh, dan takdir dalam riwayat Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu.
Metode Deep Learning: Pelajaran ini tidak sekadar dibaca, namun melalui proses murojaah matan, bedah nahwu pada syarah, meringkas, menghafal ringkasan, hingga mudzakaroh.
Pelajaran Adab
Seluruh santriwati Mutiara Muslimah berkumpul untuk mengkaji kitab Mukhtarot Ifadatul Atsary Ta’limul Muta’allim. Pekan ini mereka mempelajari:
- Kemuliaan “menghidupkan malam” (begadang) untuk menuntut ilmu.
- Teknik efektif mempelajari materi baru (sabaq) dan metode pengulangan (takrar).
- Penguatan Sastra: Santriwati menghafal syair-syair dalam kitab tersebut guna mengasah cita rasa bahasa dan menguatkan pemahaman adab.
Pelajaran Tahsin At-Tibyan
Mutiara Muslimah tidak hanya mengajarkan tahfizh, tetapi juga tahsin lanjutan. Pelajaran ini diampu oleh Ustadzah Umu Royan hafizhahallah menggunakan kitab At-Tibyan. Mereka yang belajar Ni’mah, Qolbi, Adenia (ketiganya dari Karanganyar), Khonsa (Klaten), Yasmin (Sukoharjo), dan Lathifah (Poso, Sulawesi Tengah).
Syarah Jurumiyah
Pelajaran ini diikuti oleh santriwati tahun ke 2 dan sebagian santri tahun pertama serta tahun ke 4. Mereka sedang mendalami hukum nawashib fi’il mudhori. Santriwati belajar dengan menggunakan Kitab Tashilul Wushul bersama Ustadz Zen Ibrahim hafizhahullah. Metodenya menggunakan deep learning.