
Mutiaramuslimah.com – Santriwati Mulazamah Mutiara Muslimah kembali mengasah keterampilan rumah tangga melalui praktik tata boga. Kali ini, para santriwati berkreasi menyajikan menu mi goreng sehat pada Selasa (13/1/2026). Praktik ini dilaksanakan oleh Tuhya, santriwati tahun ketiga asal Sragen, bersama rekan-rekannya sebagai bagian dari kurikulum kemandirian.
Menu mi goreng sehat ini disiapkan khusus untuk sarapan pagi para santriwati. Berbeda dengan kebiasaan umum, menu ini dirancang untuk disantap tanpa nasi agar asupan karbohidrat tetap seimbang dan sesuai dengan kebutuhan energi di pagi hari.
Inovasi Bumbu Dasar Mutiara Muslimah
Dalam praktik kali ini, santriwati ditekankan untuk menghindari penggunaan mi instan yang kurang sehat. Sebagai gantinya, mereka menggunakan mi telur berkualitas. Proses dimulai dengan mencuci bersih bahan-bahan sayuran seperti kubis, daun bawang, dan cabai sebelum dipotong kecil-kecil.
Keunikan praktik memasak di Mutiara Muslimah terletak pada penggunaan Bumbu Dasar hasil olahan internal pondok. Alih-alih menumis bawang secara konvensional di setiap sesi masak, santriwati memanfaatkan stok bumbu dasar yang telah disiapkan sebelumnya. Penggunaan bumbu dasar ini bertujuan untuk efisiensi waktu tanpa mengurangi cita rasa dan kualitas gizi masakan.
Bekal Berumah Tangga
Setelah matang, mi goreng tersebut dibagi secara proporsional ke dalam piring-piring untuk seluruh santriwati dan guru. Jalannya praktik tata boga ini dipantau dan dibimbing langsung oleh Ustazah Istianah selaku Mudiroh Mutiara Muslimah.
Latihan tata boga sehat merupakan salah satu pilar pendidikan di Mulazamah Mutiara Muslimah. Program ini dicanangkan sebagai bekal bagi para santriwati dalam mengelola rumah tangga di masa depan.
“Kami ingin para santriwati tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an dan mahir ilmu Nahwu, tetapi juga memiliki kemahiran dalam menyajikan masakan sehat untuk keluarga,” ungkap Ustazah Istianah. Melalui praktik rutin seperti ini, diharapkan tumbuh kesadaran akan gaya hidup sehat dan kemandirian yang kuat pada setiap diri santriwati.