
Mutiaramuslimah.com – Alhamdulillah, binikmatihi tatimmush shalihat. Sebuah capaian ilmiah yang penuh berkah kembali ditorehkan oleh seluruh santriwati di Markas Mulazamah Mutiara Muslimah. Setelah menempuh proses thalabul ilmi secara intensif selama kurang lebih empat bulan, para santriwati resmi mengkhatamkan pelajaran tafsir Juz ’Amma pada Kamis (4/6/2026).
Program mulazamah tafsir ini terbilang istimewa karena perjalanannya dirajut sejak awal bulan suci Ramadhan 1447 H lalu dan berhasil dituntaskan pada medio bulan Dzulhijjah 1447 H.
Metodologi Belajar Dari Tarjamah Perkata hingga Makna Tafsir
Kitab yang menjadi panduan utama dalam kelas ini adalah Kitab Mukhtashor Tafsir Kalimat Al-Fatihah wa Juz ’Amma. Kitab ini dirancang khusus bagi para penuntut ilmu tingkat dasar (mubtadi’) agar mampu memahami kandungan makna Al-Qur’an secara bertahap.
Dalam proses pembelajarannya, santriwati tidak hanya sekadar membaca sinopsis tafsir. Mereka dibimbing dengan metode yang sistematis, meliputi:
- Belajar menerjemahkan kosa kata secara terpisah (tarjamah perkata).
- Merangkai dan menerjemahkan kalimat secara utuh.
- Membedah dan mendalami tafsir kosa kata (tafsir mufradat) dari Surah Al-Fatihah hingga seluruh surah di Juz 30 (Juz ’Amma).
Integrasi Hafalan dan Tadabbur Al-Qur’an
Al-Qur’an diturunkan bukan sekadar untuk lisan, melainkan untuk diresapi oleh hati dan diamalkan dalam kehidupan. Oleh karena itu, pengenalan ilmu tafsir sejak dini menjadi agenda wajib bagi para penghafal Al-Qur’an.
“Sebagai penghafal Al-Qur’an, santriwati mulai dikenalkan untuk memahami makna dari ayat yang mereka hafal dengan pemahaman tafsir yang benar. Sehingga mereka menyadari, menghafal Al-Qur’an harus diteruskan dengan mempelajari makna-makna yang terkandung di dalamnya,” terang Ustadzah Awanda Kurniawati hafizhahallah, selaku guru pengampu pelajaran tafsir di Mutiara Muslimah.
Kitab Hadiah dari Ulama Yaman
Ada nilai sejarah dan keberkahan tersendiri di balik pengajaran kitab tafsir ini. Kitab Mukhtashor Tafsir Kalimat Al-Fatihah wa Juz ’Amma yang dipelajari ananda merupakan hadiah langsung dari Syeikh Samir bin Yusuf Al-Hakali hafizhahullah, seorang ulama dari Yaman guru dari Ustadz Zen Ibrahim hafizhahullah pendiri dan pengasuh Mulazamah Mutiara Muslimah.
Kitab tersebut diserahkan langsung oleh Syeikh saat beliau melakukan kunjungan ke Markas Mulazamah Mutiara Muslimah beberapa bulan yang lalu. Pada kesempatan tersebut, beliau secara khusus menyarankan agar kitab tafsir ini dipelajari dan diajarkan kepada para santriwati sebagai fondasi awal mereka dalam memahami Kalamullah.
Alhamdulillah, amanah ilmiah tersebut kini telah ditunaikan dengan baik oleh para santriwati. Semoga ilmu tafsir yang telah dikhatamkan ini menancap kuat di dalam dada-dada mereka, menjadi penerang bagi hafalan Al-Qur’an mereka, serta menjadi hidayah yang membuahkan amal shalih.