Skip to main content
Home
  • Home
  • Tentang
    • Identitas
    • Pengasuh
    • Mengapa Memilih Kami
    • Mengenal Mulazamah
    • Panduan Mendaftar
    • Nilai dan Prinsip
    • Sebaran Santriwati
    • FAQ
  • SMP
    • PSB SMP
    • Program
    • Konsep
    • Praktik Mengajar
    • Target Pencapaian
    • Biaya Pendidikan
    • Beasiswa
    • Lanjutan
    • Pindahan
  • SMA
    • Program-SMA
  • Artikel
    • Artikel terbaru
    • Fiqih Muslimah
    • Pengasuhan
  • Berita
  • Ebook

You are here

  1. Home
  2. Asah Kreativitas Kuliner, Santriwati Mutiara Muslimah Praktik Membuat Seblak Nusantara yang Higienis

Asah Kreativitas Kuliner, Santriwati Mutiara Muslimah Praktik Membuat Seblak Nusantara yang Higienis

Tue, 09/06/2026 - 6:52 admin
Seblak di pesantren

Mutiaramuslimah.com – Pelajaran Tata Boga di Markas Mulazamah Mutiara Muslimah selalu hadir dengan menu-menu praktis yang dekat dengan keseharian santriwati. Setelah sebelumnya sukses menguasai pembuatan berbagai macam bumbu dasar tradisional, kali ini para santriwati ditantang untuk mengaplikasikan ilmu meracik bumbu tersebut dalam hidangan populer khas Nusantara, yaitu Seblak di hari tasyri’ (27/5/2026).

Agenda cooking class ini diikuti dengan penuh antusias oleh para santriwati sebagai bagian dari pembekalan keterampilan hidup (life skill) dan kemandirian selama berada di lingkungan pondok. Sembari melepas lelah setelah seharian membaur mengelola daging qurban di masjid bersama masyarakat.

Mengaplikasikan Ilmu Bumbu Dasar

Meskipun dikenal sebagai jajanan kekinian, pembuatan seblak di Mutiara Muslimah tetap mengikuti standar kualitas memasak yang baik. Santriwati diajarkan untuk tidak menggunakan bumbu instan atau penyedap rasa yang berlebihan. Sebaliknya, mereka meracik sendiri bumbu halusnya dari awal.

Komponen utama seblak seperti sayuran dipilih dari bahan-bahan yang segar. Ceker ayam dibeli dari bakul ayam sembelihan syar’i sehingga terjamin kehalalannya. Sedang toping aneka frozen food dipilih yang memiliki label Halal Indonesia.

Melalui bimbingan Ustadzah Istianah hafizhahallah, santriwati belajar menentukan takaran bumbu yang pas agar aroma yang dihasilkan segar dan menggugah selera, tanpa memunculkan rasa pahit.

Proses dilanjutkan dengan menumis bumbu dasar hingga benar-benar matang (tanak) sebelum dipadukan dengan aneka isian sehat seperti kerupuk yang telah direndam, telur, sayuran segar, ceker ayam dan protein tambahan lainnya.

Pentingnya Memperhatikan Kehalalan dan Kehigienisan Makanan

Di samping teknik memasak, poin utama yang ditekankan dalam pelajaran Tata Boga ini adalah kehalalan makanan. Memperhatikan kehalalan merupakan sikap waro’ yang teorinya mereka pelajari di halaqah. Dengan memperhatikan waro’ santriwati akan memiliki adab yang mulia.

Seni belajar waro’ tidak terbatas pada memperhatikan kehalalan makanan, tetapi juga menghindari produk-produk makanan buatan Israel. Mulazamah Mutiara Muslimah mengajarkan untuk memilih bahan baku produk lokal.

Santriwati juga diajarkan kebersihan dan kehigienisan proses pengolahan makanan. Santriwati dididik untuk memastikan seluruh peralatan dapur, bahan makanan, hingga wadah penyajian berada dalam kondisi bersih. Dapur tidak perlu mewah, tetapi bersih.

“Memasak untuk diri sendiri maupun orang lain adalah bentuk khidmat. Oleh karena itu, kita tidak boleh asal membuat makanan yang sekadar enak di lidah, tetapi harus dipastikan prosesnya bersih, menggunakan bahan yang halal, dan menyehatkan bagi tubuh,” terang Ustazah Istianah hafizhahallah pengajar Tata Boga Mutiara Muslimah.

Bekal Kemandirian dan Kebersamaan Santriwati

Setelah masakan matang, para santriwati bersama-sama menyajikan seblak hasil karya mereka untuk dinikmati bersama di teras pondok. Momen ini tidak hanya melatih keterampilan kuliner, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan, kerja tim, dan ukhuwah di antara sesama santriwati.

Dengan variasi menu tata boga yang beragam—mulai dari makanan berat, bumbu dasar, hingga camilan tradisional, Mulazamah Mutiara Muslimah berkomitmen penuh untuk melahirkan lulusan generasi muslimah yang seimbang. Mereka tidak hanya dididik agar cerdas dan mendalam secara keilmuan syar’i, melainkan juga tumbuh menjadi pribadi yang cekatan, mandiri, dan terampil dalam mengurus urusan domestik rumah tangga kelak.

Tags: 
tata boga

Terkait

Bukan Asal Jadi, Santriwati Mutiara Muslimah Diajarkan Racik Bumbu Dapur Alami Berstandar Kualitas
Gurihnya Resep Ayam Bakar Kecap Santriwati Mutiara Muslimah Sambut Ramadhan
Segarnya Kebersamaan, Santriwati Mutiara Muslimah Olah Durian Lokal Menjadi Es Buah
Bekal Usaha Rumahan Santriwati Mutiara Muslimah Bedah Resep Industri Nugget Sehat
Bekal Kemandirian, Santriwati Mutiara Muslimah Praktik Memasak Mi Goreng Sehat

Terbaru

Santriwati Mutiara Muslimah Khatamkan Kitab Tafsir Juz 'Amma Hadiah Ulama Yaman
Berita
Wujud Sinergi dan Kebersamaan, Santriwati Mutiara Muslimah Baurkan Diri Bersama Masyarakat di Hari Raya Idul Adha
Berita
Bukan Asal Jadi, Santriwati Mutiara Muslimah Diajarkan Racik Bumbu Dapur Alami Berstandar Kualitas
Berita
Kuasai Pokok Agama, Santriwati Mutiara Muslimah Tuntaskan Tahap Pertama Syarah Arbain Nawawiyah
Berita
Pendidikan atau Penjinakan? (Bagian 3): Dunia Kerja di Lembaga Pendidikan Islam
Artikel
Deep Learning dan Arah Pendidikan Ala Mulazamah Mendikdasmen
Artikel

Ikuti kami di media sosial









Logo Mutiara Muslimah

Mulazamah Mutiara Muslimah adalah pesantren setingkat SMP fokus program Tahfizh, Nahwu dan Tata Boga dengan memperhatikan pendidikan adab dan pengasuhan kekeluargaan.

Layanan
  • PSB SMP
  • Beasiswa
Update
  • Artikel
  • Berita
  • Ebook
Kontak

Gadungan, Girimulyo, Ngargoyoso, Karanganyar - Jawa Tengah

Google Map

0821-9402-7438 (Akhwat)


© 2025 Mulazamah Mutiara Muslimah. All rights reserved.