
Mutiaramuslimah.com – Komitmen Mulazamah Mutiara Muslimah dalam mencetak muslimah yang paham akan tata cara ibadah sesuai tuntunan syariat terus diperkuat. Sejumlah santriwati secara resmi dinyatakan telah menyelesaikan hafalan dan penerimaan syarah singkat Kitab Safinatun Najah khusus pasal-pasal shalat di hadapan Ustadzah Awanda Kurniawati, hafizhahallah, Rabu (17/12)
Mereka adalah santriwati tahun ketiga yaitu: Tuhya Maryam Indah asal Sragen, Ni’mah Nur Qomariyah dan Syifaul Qolbi asal Karanganyar, Nushaibah asal Surakarta dan Fitria Yasmin asal Sukoharjo. Kelima santriwati ini telah mempelajari Matan Safinah selama dua tahun beriringan dengan Matan-matan Nahwu.
Kegiatan setoran dan pemahaman materi ini merupakan bagian dari kurikulum fikih dasar yang wajib diikuti oleh santriwati. Kitab Safinatun Najah dipilih karena merupakan kitab rujukan pokok dalam mempelajari fikih dasar, yang sangat aplikatif untuk kebutuhan ibadah harian dan diterima di masyarakat yang umumnya bermazhab Syafi’i.
Fokus pada Pemahaman dan Hafalan
Ustadzah Awanda Kurniawati menyampaikan bahwa proses ini tidak hanya menitikberatkan pada hafalan teks semata, tetapi juga pemahaman dasar mengenai syarat, rukun, hingga perkara yang membatalkan shalat.
“Alhamdulillah, para santriwati menunjukkan kesungguhan dalam menghafal matan sekaligus memahami syarahnya. Fokus kami adalah agar mereka tidak hanya sekadar shalat, tetapi benar-benar paham ilmu di balik ibadah yang mereka kerjakan setiap hari,” ujar beliau.
Membangun Ibadah yang Benar
Pengajaran kitab ini bertujuan untuk membangun fondasi ibadah yang kokoh bagi para santriwati. Dengan menguasai pokok-pokok fikih mazhab Syafi’i, santriwati diharapkan memiliki standarisasi ibadah yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Penyelesaian pasal-pasal shalat ini setelah para santriwati menyelesaikan pasal-pasal sebelumnya tentang thaharah. Model pembelajaran mulazamah yang bersifat personal approach memungkinkan setiap santriwati mendapatkan bimbingan intensif dari guru, sehingga setiap materi yang dipelajari dapat dikuasai secara mutqin (mapan).
Dengan tuntasnya materi ini, Mulazamah Mutiara Muslimah berharap para santriwati semakin disiplin dan khusyuk dalam menjalankan ibadah shalat, serta mampu menjadi teladan bagi lingkungan keluarganya saat masa liburan tiba.