Skip to main content
Home
  • Home
  • Tentang
    • Identitas
    • Pengasuh
    • Mengapa Memilih Kami
    • Mengenal Mulazamah
    • Panduan Mendaftar
    • Nilai dan Prinsip
    • FAQ
  • SMP
    • PSB SMP
    • Program
    • Konsep
    • Praktik Mengajar
    • Target Pencapaian
    • Biaya Pendidikan
    • Beasiswa
    • Lanjutan
    • Pindahan
  • SMA
    • Program-SMA
  • Artikel
    • Artikel terbaru
    • Fiqih Muslimah
  • Berita
  • Ebook

You are here

  1. Home
  2. Safinatun Najah: Ketelitian dalam Membasuh Kaki Jika Lalai Ancamannya Neraka

Penerimaan Santriwati Baru TA 2026/2027 (Angkatan 6)

Program Mulazamah: Tahfizh, Nahwu dan Tata Boga (Setingkat SMP 3 th).

Daftar sekarang!»

Safinatun Najah: Ketelitian dalam Membasuh Kaki Jika Lalai Ancamannya Neraka

Tue, 03/02/2026 - 7:21 admin
Penulis: 
Ustazah Awanda Kurniawati hafizhahallah
Safinatun Najah: Ketelitian dalam Membasuh Kaki Jika Lalai Ancamannya Neraka

Dalam ibadah wudhu, kaki bukan sekadar pelengkap, melainkan anggota tubuh yang menentukan sah atau tidaknya sebuah thaharah. Fardhu wudhu yang kelima menurut kitab Safinatun Najah adalah membasuh kedua kaki hingga kedua mata kaki.

Metode yang digunakan adalah ghoslu, yakni mengalirkan, meratakan, dan memastikan air menyentuh seluruh permukaan anggota tubuh, dalam hal ini kaki.

Mengenal Batasan Mata Kaki (Al-Ka’ban)

Secara anatomis, mata kaki adalah dua tulang yang menonjol pada persendian yang menghubungkan betis dengan telapak kaki.

Kitab Safinatun Najah menyebutkan mata kaki secara spesifik sebagai pembatas. Hal ini menunjukkan bahwa batas minimal pembasuhan yang wajib adalah hingga mata kaki (dan dianjurkan sedikit melebihinya ke atas untuk memastikan kesempurnaan). Jika terdapat area sekecil apa pun di bawah mata kaki yang tidak tersentuh air, maka wudhu tersebut dianggap tidak sah.

Tata Cara dan Ketelitian Pembasuhan

Wajib hukumnya memastikan air membasuh kedua kaki minimal hingga mata kaki. Berikut adalah beberapa poin penting yang harus diperhatikan dalam praktiknya:

  1. Membersihkan Penghalang: Sela-sela jari kaki harus dibersihkan dari segala hal yang menghalangi air sampai ke kulit. Jika terdapat cat, tanah, lumpur, pasir, atau kotoran yang menempel, maka wajib dibersihkan terlebih dahulu sebelum atau saat berwudhu.
  2. Perhatikan Kuku Kaki: Kotoran yang terselip pada bawah kuku harus menjadi perhatian untuk dibersihkan. Karena itu rajin memotong kuku kaki menjadi bentuk perhatiannya pada ibadah.
  3. Kondisi Kulit Pecah-Pecah: Bagi mereka yang memiliki kulit telapak kaki pecah-pecah (sering dialami oleh yang terbiasa tanpa alas kaki), sangat penting untuk memperhatikan kotoran yang terselip di sela-sela pecahan kulit tersebut. Namun, jika pecahan kulit mencapai bagian dalam daging, maka bagian dalam tersebut dianggap bagian batin yang tidak wajib dibasuh. Meski begitu, permukaan kulit luarnya tetap wajib terkena air.
  4. Penggunaan Perhiasan: Bagi wanita yang mengenakan gelang kaki, posisi gelang harus digeser atau dipastikan agar air benar-benar meresap ke kulit di balik gelang tersebut.

Pesan Nabi tentang Tumit

Ketelitian ini sangatlah penting, mengingat peringatan Rasulullah ﷺ dalam hadis sahih: “Celakalah tumit-tumit (yang tidak basah saat wudhu) dari api neraka.” (Muslim).

Tags: 
wudhu
safinatun najah

Terkait

Safinatun Najah: Tertib dalam Berwudhu, Jika Tidak Wudhunya Rusak
Mendalami Fikih, Santriwati Tahun Pertama dan Kedua Mulai Mulazamah Safinatun Najah
Safinatun Najah: Memahami 6 Fardhu Wudhu Bekal Utama Kesucian Ibadah
Safinatun Najah: Tata Cara Mengusap Kepala dalam Wudhu bagi Muslimah
Safinatun Najah: Tata Cara Membasuh Kedua Tangan dalam Wudhu bagi Muslimah

Terbaru

Santriwati Tahun Pertama Tuntaskan Tiga Kitab Nahwu dalam 10 Bulan
Berita
Genapkan Fondasi Adab, Santriwati Mutiara Muslimah Rampungkan Kitab Ta’lim Al-Muta’allim
Artikel
Gurihnya Resep Ayam Bakar Kecap Santriwati Mutiara Muslimah Sambut Ramadhan
Berita
Safinatun Najah: Tertib dalam Berwudhu, Jika Tidak Wudhunya Rusak
Artikel
Laporan Akademik: Rangkuman Pelajaran Pemahaman Februari 2026 (Pekan 1)
Berita
Ngargoyoso Kembali Harum, Atikah Raih Nilai Mumtaz pada Ujian Juziyah Juz 1
Berita

Ikuti kami di media sosial









Logo Mutiara Muslimah

Mulazamah Mutiara Muslimah adalah pesantren setingkat SMP fokus program Tahfizh, Nahwu dan Tata Boga dengan memperhatikan pendidikan adab dan pengasuhan kekeluargaan.

Layanan
  • PSB SMP
  • Beasiswa
Update
  • Artikel
  • Berita
Kontak

Gadungan, Girimulyo, Ngargoyoso, Karanganyar - Jawa Tengah

Google Map

0821-9402-7438 (Akhwat)


© 2025 Mulazamah Mutiara Muslimah. All rights reserved.