
Mutiaramuslimah.com – Sebagai ikhtiar untuk membekali santriwati dengan pemahaman ibadah yang kokoh dan berkualitas, Mulazamah Mutiara Muslimah resmi memulai jadwal baru pelajaran Kitab Safinatun Najah, Senin (2/2/2026). Halaqah ini diikuti oleh 10 santriwati dari angkatan tahun pertama dan kedua.
Fokus pembelajaran kali ini akan membedah fase-fase krusial dalam kehidupan seorang muslimah, mulai dari pasal tanda-tanda baligh hingga rincian rukun serta tata cara wudhu yang benar.
Mengutamakan Pemahaman di Atas Kecepatan
Mutiara Muslimah menerapkan metode Deep Learning (pembelajaran mendalam) dalam pelajaran ini. Target utama Mutiara Muslimah bukanlah seberapa cepat kitab ini khatam, melainkan sejauh mana setiap pasal meresap menjadi pemahaman yang utuh dan diaplikasikan dalam ibadah harian.
Oleh karena itu, Mulazamah Mutiara Muslimah tidak menetapkan batasan waktu untuk menyelesaikan setiap pasalnya. Santriwati hanya akan berpindah ke sabaq (pasal baru) setelah mereka benar-benar hafal dan menguasai pasal sebelumnya secara mendalam. Prinsip kami jelas: sedikit namun kokoh lebih baik daripada banyak namun rapuh.
Sanad Ilmu yang Tersambung
Sebagaimana diketahui, Safinatun Najah merupakan kitab dasar dalam fikih mazhab Syafi’i, mazhab yang menjadi acuan utama di Mutiara Muslimah. Keistimewaan pelajaran ini terletak pada bimbingan langsung Ustazah Awanda Kurniawati hafizhahallah.
Beliau merupakan murid langsung dari Syaikh DR. Labib Najib hafizhahullah, seorang pakar fikih Syafi’i terkemuka dari Yaman. Dengan sanad ilmu yang jelas dan tersambung, kami berharap keberkahan dan kemurnian pemahaman fikih dapat mengalir langsung ke dalam jiwa para santriwati.
Semoga melalui pelajaran ini, lahir generasi muslimah yang tidak hanya rajin beribadah, tetapi juga memahami landasan ilmu di setiap amaliyahnya.